Harmoni Education Centre adalah Pusat Pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan anak berkesulitan belajar, berdiri di bawah naungan Biro Psikologi Harmoni yang beralamatkan di Jl. Teuku Umar No. 78 Bandar Lampung (Depan Korem Gatam).
Kamis, 03 Oktober 2013
Senin, 23 September 2013
Enuresis
Pernahkah hal ini terjadi pada diri kita ??? atau pada salah
satu keluarga kita ?? satu kata yang muncul “MALU”, “sudah umur segini masih ngompol” mungkin itu kalimat yang
terngiang..
mengompol dalam
istilah kedokterannya disbeut enuresis. Enuresis adalah istilah yang berarti
kebiasaan mengeluarkan air seni tanpa terkendali. Pada anak-anak yang berusia
lebih dari tiga tahun, mengompol bisa terjadi pada saat anak tidur siang. Akan
tetapi, pada umumnya eurosis terjadi pada saat anak tidur malam hari.
Faktor penyebab enuresis sangat bervariasi. Factor yang
pertma berkaitan dengan masalah yaitu kelemahan fungsi ginjal. Factor yangkedua
yaitu factor psikologis. Factor psikologis banyak berperan sebagai penyebab
utama pada kasus enerosis. Faktor psikologis meliputi berikut ini :
- 1. Anak sedang cemas
- 2. Anak membutuhkan perhatian dan pertolongan orang tua
- 3. Ekpresi kemarahan anak kepada orang tua yang tidak disadari anak
- 4. Kondisi emosional anak tidak seimbang.
- Jadi, dengan mengetahui factor penyebab… semoga dapat membantu mengatasi enuresis lebih dini. (di_za)
metode efektif mendidik anak
Part 1
Sekolah pertama adalah keluarga, guru terbaik adalah ibu dan
ayah. Kerjasama yang baik maka hasilnya akan baik. Begitupula dengan mendidik
anak, kedua orang tua harus saling mendukung satu sama lain.
Orang tua harus saling memahami hubungan saling
menyempurnakan dalam mendidik anak, peran ayah tidak bisa ditunaikan oleh
selainnya, begitu juga peran seorang
ibu. Ayah adalah sumber kekuatan dan ketegaran, sedang ibu adalah sumber
kehangatan dan kelembutan.
Diantara metode yg efektif untuk mendidik anak:
1.
Contoh
Hal yang sulit
bagi anak adalah merespon konsep pendidikan yang diberikan kepadanya, ketika
melihat orang yang mendidik dan mengarahkan mereka tidak bisa menerapkan konsep
yang dikatakannya. Anak akan melihat
perilaku atau perkataan orang tuanya, ketika orang tua mengatakan A, tetapi
pada kenyataannya orang tua tidak melaksanakan perkataan A tersebut, maka anak
akan bingung dengan tidak konsistennya sikap orang tua.
Seseorang anak
yang melihat kedua orang tuanya berdusta, maka tidak akan mungkin anak akan
belajar jujur. Perilaku orang tua di dalam keluarga menjadi role model anak
dalam berperilaku di luar. Jangan salahkan anak sepenuhnya jika melihat mereka
berkata kotor, jika orang tuapun masih berkata kotor, jangan salahkan anak jika
tidak mau mendengarkan perintah orang tua, jika orang tuapun tidak mau
mendengarkan pendapat anak.
Tidak menutup
kemungkinan bahwa anak akan mencontoh orang selain orang tua, karena lingkungan
luar rumahpun berpengaruh besar terhadap perkembangan psikis anak, oleh karena
itu wajib bagi orang tua untuk mencarikan lingkungan yang sehat sehingga
perkembangan mereka secara mentalpun sehat.
Catatan
terpenting adalah orang tua harus memusatkan perhatian untuk memperbaiki anak
sulung mereka. Karena anak sulung akan ditiru dan dicontoh oleh adik-adiknya.
bersambung.....
Senin, 16 September 2013
Rabu, 24 April 2013
HARAPAN ORANG TUA MENJADI PENDORONG ATAU PENGHALANG BAGI ANAK ?
Renyep
Proborini
Hal yang lazim bila orang tua memiliki berbagai harapan
terhadap anaknya. Harapan ini berkaitan dengan kondisi fisik, kecerdasan,
prestasi sekolah dan berbagai hal. Misalnya, orang tua ingin anaknya pintar, juara,
cantik/cakep, semangat, sehat. Untuk mewujudkan harapannya, orang tua akan
melakukan berbagai usaha. Orang tua yang menginginkan anaknya cantik/cakep akan
berusaha mendandani anak dengan baju dan berbagai asesoris.
Langganan:
Postingan (Atom)



