Pages

Kamis, 04 Mei 2017

Apa itu Sensory Integration?

Dodo menutup telinganya saat anak-anak yang lain sedang asik bernyanyi mengikuti alunan lagu.
Jane seringkali menjilati kedua telapak tangannya.
Frans menolak untuk menyentuh pasir.

Anda pasti bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan anak-anak tersebut. Anak-anak tersebut, mungkin menunjukkan tanda-tanda pengolahan sensori yang tidak biasa atau tidak lazim, sehingga mempengaruhi aktivitas keseharian mereka.

Apa itu Pengolahan sensori?
Pengolahan sensori merupakan kemampuan individu untuk mengumpulkan atau mendapatkan, memahami, mengorganisasi dan menggunakan informasi yang diterima melalui organ sensori yang kita miliki (penglihatan, pendengaran, raba, pengecapan, pembauan, keseimbangan dan gerak).

Manusia memiliki tujuh alat indra, yaitu : 
Vestibular yaitu kemampuan keseimbangan, yang mana hal ini akan berkaitan dengan bagaimana gerakan tubuh seseorang dalam berjalan ataupun bergerak.
- Tactile yaitu kemampuan peraba. Kemampuan ini akan mempengaruhi seseorang dalam merasakan sentuhan.
Visual yaitu kemampuan penglihatan. Kemampuan ini akan mempengaruhi seseorang dalam menerima informasi dalam bentuk gambar.
Auditory yaitu kemampuan dalam mendengar. Kemampuan ini akan mempengaruhi seseorang dalam menerima informasi dalam bentuk suara. 
Taste yaitu kemampuan dalam perasa. Kemampuan ini berkaitan dengan merasakan sesuatu misalnya gula yang memiliki rasa manis setelah kita mencicipinya. 
- Smell yaitu pembauan. Hal ini berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menerima informasi dalam bentuk bau. 
 Proprioception yaitu kemampuan gerak.  

Nah, informasi yang didapatkan melalui alat indra tersebut akan dikenali, dianalisis,dan diproses oleh pengolahan sensori kemudian memberikan hasil atau respon berupa sikap. Anak-anak juga dapat mempelajari tentang lingkungannya dan juga tentang tubuh mereka melalui sistem sensori integrasi.


.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Post

About

Blogger news